“jangan pernah sia-siakan sebuah kepercayaan
jika ada yang memberikannya padamu. Jaga kepercayaan itu!”
Kamu? datang dan pergi sesuka hatimu didalam hidupku. Memberikanku
sebuah harapan disaat kamu mendekatiku dan tentunya…..disaat kamu sudah TIDAK
memiliki kekasih yang kamu puja. Aku bagaikan sebuah pulpen untuk hidupmu. Dipakai
jika kamu butuh, akan tetapi jika tintaku habis…kamu membuangku dan membeli
pulpen baru. Aku sadar kalau aku hanya pelampiasan untuk dirimu yang sedang
kesepian. Sungguh bodohnya diriku, karna jatuh berkali-kali dilubang yang sama.
Bahkan, aku lebih bodoh dari se-ekor keledai yang dungu.
Entah, aku pun bingung dengan semua ini. Kamu datang
dihidupku ketika aku SUDAH IKHLAS kamu dengan yang lain. Ketika aku sudah
menemukan seseorang yang istimewa untukku. Kamu datang, dan membuatku lemah
dengan kata-kata manismu. Tentunya itu membuatku muak. Kamu dengan mudah
menyatakan cinta pada perempuan-perempuan lain. Dan disaat kamu meminta agar
hubungan kita seperti dulu? Disaat itu juga kamu menyatakan cinta untuk perempuan
yang jelas-jelas aku kenal. Aku bingung, bingung dengan pola fikirmu. Begitu mudahnya
kamu menyatakan cinta dan menghentikan sebuah hubungan dengan semua perempuan
yang jelas-jelas hamper sebagian besar aku kenal. Dasar…..lelaki murahan!
Kemarin malam tepatnya jam delapan malam, kamu menelfonku dan
meminta agar kita kembali seperti dulu. Aku diam. Diam seribu kata. Bingung ingin
jawab apa. Yang sudah jelas saat itu juga aku sudah tidak bisa mempercayaimu
lagi. Aku pun meminta waktu. Aku merasa ada sesuatu hal yang mengganjal. Entah apa.
Dan keganjalan itu terjawab. Ketika adik kelasku berkata “kak, kak awan nembak
temen aku” ketika itu juga aku kaget. Percaya tak percaya. Aku pun mencari info
dan ternyata benar. Kamu pun tak bisa menjawab pertanyaanku karna kamu kaget. Dan
satu hal yang membuatku tertawa.. ketika kamu mengirim sms kepada-ku
‘kalo lu terima gue, yaudah gua bakal
pertahanin lu bukan yang lain.’
HAH? Semudah itu kamu memberikan penjelasan dan
meyakinkanku?! Kalaupun aku tidak tau berita itu mungkin aku sudah menjadi
korban cintamu untuk kesekian kalinya. Untung saja, ALLAH masih sayang aku.
ALLAH menjauhkanku dari orang laknat seperti kamu. Dan aku yakin ALLAH telah
menyiapkan orang yang benar-benar tepat untuk menjadi pendampingku. Dan PASTInya
bukan KAMU!
Selalu ada pelangi setelah hujan. Biarpun pelangi
itu hanya hadir sesaat. Dan
sekarang, apa kamu berfikir aku menangis karna dirimu? Kamu salah besar. Aku menjadi
sadar akan cintamu yang palsu. Aku pun akan membiasakan diri tanpa kamu
L-A-G-I. kalau aku menangis untukmu…itu sama saja aku melakukan hal yang
sia-sia. Hal yang sangat merugikan diriku. Banyak yang berkata “biarin aja dia
dapet karma” tapi, disisi lain aku merasa kamu tidak harus mendapatkan karma. Memang
hal yang aneh. Membiarkan orang yang sudah meyakitiku, tersenyum diatas
penderitaanku. Aku selalu bercerita kepada abangku tentangmu. Dan kamu tau?abangku SUDAH TIDAK SUKA dari wajahmu ketika aku
perlihatkan fotomu lewat facebook. Abangku berkata “abaikan”. Yaa, memang seharusnya
aku abaikan. Tapi, hati kecil ini tak bisa mengabaikanmu. Dan akhirnya…..KAMU
PERGI LAGI.
Oke, sekarang aku akan benar-benar menutup hatiku untukmu! Dan
apa kamu tau rasanya kecewa? Aku rasa tidak, kenapa? Sudah jelas bukan, karna kamu TIDAK PUNYA
HATI. Difikiranmu hanyalah seorang perempuan harus ada disisimu. Tanpa
kamu lihat perasaan dia dan seperti apa masa lalumu dengan dia. Terima kasih
untuk semua pelajaran hidup darimu. Terima kasih untuk semua harapn palsumu. Lupakanlah
aku. Lupakanlah kenangan kita. Semoga kamu bahagia dan mendapat karma yang
setimpal :’)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar